Hallo Hallo teman-teman... Apa kabar, sebmoga baik selalu dan selalu produktif ya. Hari ini mungkin aku mau flash back kenangan manis aku saat pernah dinobatkan menjadi duta konselor sebaya berprestasi di tingkat nasional. Tulisan ini aku dedikasikan untuk diri aku dan teman-teman para pembaca semua.
Mungkin banyak teman-teman disini yang belum tau apa itu konselor sebaya. Jadi konselor sebaya itu salah satu program dari KemenKes RI yang dulunya saat aku masih SMA berguna sekali sebagai wadah untuk berkeluh kesah sesama teman sebaya aku di sekolah. Jadi seperti tempat berkonsultasi kalau temen-temen ada masalah di kehidupan sekolahnya. Eh tapi sebenernya bisa masalah apa aja sih.. heheheh. Yaa kita tu kayak curhat antar sesama temen. Terus juga ada edukasi tentang kenakalan remaja, sex education, maslah narkoba dan lain-lain, yang tentunya sangat berkaitan erat dengan psikis mental kita selama mengenyam pendidikan SMA. Bisa juga bercerita tentang kesulitan temen-temen saat belajar di kelas dan masih banyak lagi. Apa sih tujuan konselor sebaya ini?? Pasti ada yang bertanya-tanya kan ya. Jadi tujuan konselor sebaya itu kita sebagai sesama teman yang ada di lingkungan itu sama-sama saling merangkul dan memberikan sisi positif dari pergaulan kita. Apa lagi saat remaja itu kita sedang mencari jati diri dan sedang membentuk karakter. Tentu harus ada support system yang baik agar memberikan efek positif terhadap keseharian kita. Jadi kalau diumur segitu, kebanyakan temen-temen masih sungkan untuk bercerita ke orang tua baik maslah percintaan, pembelajaran di sekolah dan lain sebagainya, sehingga peran konselor sebaya itu diharapkan bisa menjadi wadah untuk berkonsultasi dan tempat berkeluh kesah sesama teman di sekolahnya. Diharapkan bisa lebih terbuka gitu sih karena sama temen yang kita percayakan. Yaa tentunya hal itu digunakan untuk mencegah terjadinya kenakalan remaja seperti bullying, penyalahgunaan obat terlarang, mencegah kehamilan diluar nikah dan masih banyak sekali yang bisa kita lakukan. Ini akan memberikan efek baik terhadap teman-teman semuanya agar lebih percaya diri, memiliki jiwa mandiri dan siap berada ditahap perkembangan ini. Terkadang untuk maslaah yang cukup serius kita para konselor bisa menggandeng guru BK atau guru yang kita anggap dekat untuk memberikan solusi terhadap permasalahan klien yang menemui kita. Jadi soo pasti seru banget konselor sebaya ini. Tapi ingett jangan dibocorin juga dan diumbar-umbar yaa masalah temen2 nya. Kita sebagai konselor harus bisa menjaga privasi klien atau pasien kita yang bercerita dan bisa menempatkan posisi yang baik agar tidak menyudutkan dan malah tidak merangkul teman yang sedang berada pada tahap itu.
Semasa aku SMA, sesama konselor dari berbagai macam daerah dan provinsi di Indonesia dipertemukan dalam forum nasional dan di undang oleh Kementrian Kesehatan RI untuk membahas mengenai permasalahan dan solusi baik apa bila ada teman yang sedang menghadapi masalahnya. Disesi ini, kita diajarkan sama menteri kesehatan RI langsung bagaimana menjadi konselor yang baik untuk temen-temannya. Kita seperti dijadikan role model untuk teman-teman sebaya kita di lingkungan sekolah. Banyak sekali pengalaman dan pengetahuan yang didapat saat bertemu teman-teman konselor dari berbagai daerah. Bisa bertukar pikiran dan pengalaman saat menjadi konselor. Saat yang paling berkesan menurut aku adalah malam kebudayaan. Jadi kita menampilkan persembahan budaya kita masing-masing sekaligus mempresentasikan masalah yang sudah kita temui selama mengkonselor sesama teman di sekolah.
Banyak banget permasalahan seperti bullying atau perundungan yang diangkat menjadi topik untuk dibahas secara lebih terperinci. Kenapa sih penting untuk dibahas? Jelas penting bahkan pakek banget lagi wkwkk, Karena bullying itu bisa melemakan fisik bahkan mental temen-temen secara langsung. Ga cuman sebentar tapi efeknya bisa berlarut-larut menjadi permaslahan yang lebih kompleks bila tidak ditangani. Jadi disinilah konselor sebaya berperan untuk membangun benteng pertahanan yang baik bagi teman-temen disekeliling nya. Soo kalau ada permasalahn gitu-gitu cepat lapor dan minta pertolongan segera yaa. Ga ada yang sempurna di dunia ini. Jadi kita perlu saling menguatkan dan bergandeng tangan. Tips dari aku sih, hindari sebisa mungkin sama temen-temen yang memberikan efek buruk terhadap kita atau katakan lah toxic friends.. ga cuman hubungan sama pasangan aja yang ada toxic2 nya, tapi pertemanan juga sering hehehe..Pintar-pintar membawa diri. Jangan takut dibilang "KUPER" ini lah itu lah. Yang jelas semua itu kita sendiri yang bisa ngerasaiin. Kadang kala semua itu bermula dari Warning atau tanda yang kita rasakan sering diabaikan sehingga seakan akan berasa seperti biasa aja. Jadi pertahanin warning atau tanda dari diri kalian atas keadaan yang menurut kalian akan berdampak pada fisik, mental dan juga psikis kalian. So pahami lebih jeli diri kalian masing-masing. Ingat bullying ga cuman non verbal tapi juga bisa ke verbal. Semoga ga gagal paham ya hehehehe...
Sekilas itu dulu ya tentang konselor sebaya. Ambil sisi positif dan baik-baiknya aja. Yang jelek-jelek tinggalin aja. Karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT, hehhee.
See you dicerita selanjutnya...💓



Tidak ada komentar:
Posting Komentar